Dota 2: Rhasta Bagian 2, Kekuatan Sang Tabib Bayangan


Lanjutan kisah dari Rhasta sang Shadow Shaman. Setelah ayah angkatnya terbunuh, petualangannya pun berlanjut.

Rhasta sudah semenjak lama dikenal sebagai seorang penghibur dengan sihir-sihirnya. Ia dapat mengeluarkan sihir seperti kembang api, ia juga dapat mengubah orang menjadi ayam yang membuatnya jadi hiburan tersendiri. Namun setelah kejadian yang membunuh ayah angkatnya sang con-man, Rhasta jadi terpaksa menggunakan kekuatannya untuk menyerang musuh-musuh mereka. Benarkan kekuatannya berasal dari kekuatan yang ia gunakan ketika menjadi penghibur? Berikut penjelasannya:

Asal Kekuatan Sang Shadow Shaman


Seperti yang kamu sudah tahu, Shadow Shaman bisa keluarkan petir Ether Shock yang melukai siapapun yang tak beruntung menyerang dirinya. Ternyata sihir ini sebelumnya selalu ia gunakan untuk membuka acara hiburan ketika dahulu ia berkenala bersama sang con man. Ketika sang con-man terbunuh, dengan penuh dendam Rhasta menggunakan sihir Ether Shocks untuk menyetrum para penyerang tak bertanggung jawab tersebut.

Sebagai bentuk hiburan, kadang Rhasta mengubah dirinya sendiri menjadi ayam di akhir pertunjukan. Dari situ lah asal sihir Hex yang kini biasa ia gunakan untuk mengunci pergerakan musuh-musunnnya.Dengan sihir ini, musuh yang tak beruntung diubah menjadi ayam yang membuat mereka jadi tak berdaya, tak dapat menyerang, tak dapat mengeluarkan sihir, dan membuatnya bergerak dengan sangat lambat.

Namun, ternyata sihir yang menjadi senjata Rhasta tak hanya berasal dari ketika ia menjadi penghibur saja. Ketika sosok ayah angkatnya terbunuh, sontak Rhasta mempelajari sihir baru. Sihir terseut adalah Shackles, sihir yang mengunci pergerakan muush yang membuat mereka jadi tercekik dan tak dapat berkgerak. Setelah kejadian tersebut pun, akhirnya Rhasta jadi menggunakan sihir yang satu ini sebagai alat bertahan hidupnya dari serangan oknum oknum tak bertaggung jawab.


Ular-ular menjadi salah satu pertunjukkan andalan dari sang Shadow Shaman. Dengan Mass Serpent Ward Rhasta menghibur para penikmat pertunjukkannya. Namun semenjak ia diserang dan ayah angkatnya terbunuh, kini Rhasta tak lagi menggunakan kemampuannya hanya untuk menghibur orang-orang saja. Kini ia memanggil 10 ular andalannya untuk menyerang siapapun oknum yang berani menyerang dirinya.

Rhasta Bersama Dengan Hero Lain

Rhasta diketahui ternyata pernah berkawan dekat dengan Slithice sang Naga Siren. Hal tersebut dikatakn sendiri oleh si Naga Siren bila kamu berkawan dengannya di dalam permainan. Respon yang dikatakannya adalah:


Slithice: "Shadow Shaman, my old friend."

Dalam kisahnya, dikatakan bahwa sang Shadow Shaman merupakan separuh keturunan Hill Troll. Hill Troll sendiri ternyata masih bersaudara dengan ras Troll seperti Jah’rakal sang Troll Warlord, namun ia menganggap ras Hill Troll sebagai ras yang lemah. Hal tersebut ia katakan sendiri ketika Jah’rakal berhasil membunuh Rhasta.


Jah’rakal: "Hill trolls are the weakest of our kind."

Yah ternyata seperti di dunia nyata, tindakan SARA juga terjadi di dunia Dota 2 ya. Jadi kisah siapa lagi yang ingin kamu ketahui dari dunia Dota 2? Ikuti terus media sosial duniagames.co.id untuk lanjutan Lore Dota 2 ya!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dota 2: Rhasta Bagian 2, Kekuatan Sang Tabib Bayangan"

Post a Comment