5 Alasan Kenapa Presiden Jokowi Harus Diajak Baca Naruto


Seperti yang kamu semua sudah tahu atau dengar, belum lama ini di Youtube Presiden Jokowi mendapatkan pertanyaan "unik". Dalam acara Youtube-nya, seseorang menanyakan Pak Jokowi "siapa yang bakal menjadi Hokage Ke-8?".

Tentunya jawabannya sudah bisa ditebak: Presiden Jokowi nggak tahu apa-apa soal Naruto!




Nah, dari sana Pak Presiden Jokowi pun mengatakan untuk seseorang memberitahunya mengenai apa dan siapa itu Naruto. Dan tentunya ini adalah saat yang tepat untuk mengenalkan anime dan manga favorit kita semua kepada Pak Jokowi!

Selain itu, ada alasan lain yang lebih menarik lho buat mengajak Pak Presiden Jokowi untuk menonton Naruto -- yaitu karena cerita Naruto yang penuh pesan yang bermakna! Maka dari itu, berikut ini adalah 5 pelajaran kehidupan dan sebagai pemimpin yang bisa dipetik oleh Presiden Jokowi dari membaca dan menonton Naruto!


1. Selalu Selesaikan Masalah dengan Melihat 2 Sisi Berbeda


Seperti yang dihadapi oleh Itachi, dalam menyelesaikan suatu masalah pertama kita harus melihat dari setidaknya 2 sisi yang berbeda untuk membuat keputusan yang adil bagi semua pihak yang terlibat.

Karena Klan Uchiha merasa dikucilkan oleh penduduk Desa Konohagakure lainnya, mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan kudeta secara sepihak. Bukannya berunding terlebih dahulu. Begitu pula penduduk dan para petinggi Desa lainnya. Akhirnya Itachi pun terpaksa ditugaskan menghabisi keluarganya sendiri.

Di balik kehidupannya sebagai seorang kriminal dan dibenci oleh adiknya sendiri, tidak ada yang mengetahui kalau Itachi melakukannya demi kepentingan bersama. Begitu pula dengan Obito, yang akhirnya dimanfaatkan oleh Madara karena emosinya saat melihat Rin tewas meskipun tidak mengetahui kenapa alasan di balik peristiwa tersebut.

Tentunya ini bisa diterapkan oleh seluruh anggota Pemerintahan Indonesia saat menghadapi kasus yang melibatkan warga negara dengan kondisi ekonomi dan sosial yang sulit.

"Hokage adalah orang yang menahan rasa sakit, berdiri dan memimpin di depan semua orang. Dia adalah orang yang menghancurkan penghalang dan membukakan jalan untuk semua orang" - Naruto Chapter 653

2. Pemimpin Hebat adalah Orang yang Menganggap Anggotanya Sebagai Keluarga


Tugas seorang Hokage tidak hanya mengatur dan menjaga Desa dari ancaman luar saja, tetapi juga memastikan Desa tetap tentram dan akur. Bagaimana caranya? Dengan menganggap seluruh warga desa sebagai bagian dari keluarga mereka, tentunya.

Dengan begitu, maka seorang pemimpin dapat berempati dengan berbagai masalah yang dihadapi warganya dan menindak berbagai tindak kejahatan (baik kecil dan besar) dengan adil. Kalau memang harus dihukum keras, maka warga dihukum keras. Namun jika hal yang mereka lakukan bisa diselesaikan dengan peringatan ringan, maka lakukan lah hal itu.

Pastinya kamu tidak mau anggota keluargamu sendiri menjadi penjahat kelas berat yang tidak mematuhi hukum ataupun harus hidup menderita cuma karena kesalahan kecil, bukan?


3. Kamu Bisa Meraih Berbagai Macam Hal dengan Dukungan Orang Banyak


Melanjutkan posisi pemimpin tadi, gelar Presiden tidak bermakna tanpa adanya Negara dan Rakyat di dalamnya. Terbukti dari hobinya dulu "blusukan", Presiden Jokowi pun bisa melompat terus dari posisinya sebagai Walikota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, sampai menjadi Presiden!

"Shinobi yang melanggar aturan memang disebut sampah, tetapi shinobi yang meninggalkan sahabatnya lebih rendah dari sampah" - Naruto Chapter 8

Poin yang ini juga berhubungan dengan poin ke-4, yang mana adalah... 

4. Masalah Merupakan Hal Penting untuk Membawa Perubahan


Eits, ini bukan berarti Naruto ngajak tengkar, lho! Masalah di sini bukan selalu berarti adalah seseorang atau sesuatu yang nampak dan bisa dihajar bersama-sama supaya "masalah" tadi selesai. Berbeda dengan kebanyakan pertempuran di Naruto, di dunia nyata masalah umumnya tidak berwujud.

Contohnya gampang saja seperti korupsi, peredaran dan penggunaan zat-zat terlarang, kasus penyiksaan atau bullying, dan sebagainya. Hal seperti ini tidak bisa diselesaikan dengan mudah, namun Presiden Jokowi harus bisa mengajak warga Indoneisa untuk bersatu dan menghadapi masalah ini dari akarnya.

Dengan adanya masalah, dan rakyat bersatu melawannya bersama-sama dengan pihak pemerintah, maka Indonesia akan bisa berubah menjadi lebih baik!


5. Ceritanya Seru


Dan tentunya alasan terakhir cukup sederhana, yaitu karena cerita Naruto sangat seru. Nggak cuma dipenuhi kisah yang bermakna, tapi petualangan Naruto juga sangat asyik untuk diikuti. Tidak heran dong kalau Naruto jadi salah satu anime dan manga favorit anak-anak Indonesia?

Maka dari itu, kalau Pak Jokowi mengikuti Naruto, Pak Presiden bakal lebih tahu tren budaya pop apa yang disukai anak-anak Indonesia -- dan juga menjaga hubungan baik antara dua negara Indonesia-Jepang!

Nah, itulah 5 alasan kenapa Presiden Jokowi harus baca dan nonton Naruto! Setujukah kamu, atau kamu punya alasan lebih bagus lagi buat mengajak Presiden Jokowi?

Kalau begitu kayaknya kamu harus buat video soal Naruto supaya bisa kamu berikan ke Pak Presiden Jokowi nih, hihihi!













Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Alasan Kenapa Presiden Jokowi Harus Diajak Baca Naruto"

Post a Comment